INDIKATOR IPM LAKI-LAKI
1. Angka Harapan Hidup (AHH)
- 2022: 73,19 tahun
- 2023: 73,32 tahun
- 2024: 73,52 tahun
👉 Terjadi peningkatan stabil, sekitar +0,33 tahun dalam 3 tahun. Ini menunjukkan kondisi kesehatan laki-laki semakin baik, meski kenaikannya relatif kecil.
2. Harapan Lama Sekolah (HLS)
- 2022: 15,01 tahun
- 2023: 15,20 tahun
- 2024: 15,21 tahun
👉 Ada kenaikan +0,20 tahun. Artinya anak laki-laki diproyeksikan bersekolah lebih lama, hampir menyelesaikan jenjang perguruan tinggi (15 tahun ≈ sarjana).
3. Rata-Rata Lama Sekolah (RLS)
- 2022: 11,1 tahun
- 2023: 11,32 tahun
- 2024: 11,38 tahun
👉 Kenaikan +0,28 tahun. Ini berarti rata-rata laki-laki sudah menamatkan pendidikan setara SMA kelas XI–XII.
4. Pengeluaran per Kapita yang Disesuaikan
2022: Rp22,004 ribu
2023: Rp22,539 ribu
2024: Rp23,317 ribu
👉 Peningkatan sekitar +1,31 juta rupiah dalam 3 tahun, menandakan daya beli dan kesejahteraan ekonomi laki-laki semakin membaik.
5. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Laki-Laki
- 2022: 85,68
- 2023: 86,51
- 2024: 87,22
👉 Peningkatan +1,54 poin dalam 3 tahun. Kenaikan ini konsisten dengan perbaikan di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
- Semua indikator menunjukkan tren positif.
- Faktor dominan peningkatan IPM laki-laki adalah pendidikan (HLS & RLS) serta pendapatan.
Tantangan: laju peningkatan AHH relatif lambat, sehingga perbaikan layanan kesehatan preventif dan kualitas hidup perlu terus diperkuat.
📌 Data ini memperlihatkan bahwa laki-laki di Samarinda mengalami peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh dalam periode 2022–2024.





